Likuiditas Pasar Forex dan Ukurannya

Sebelumnya telah diterangkan tentang maksud jual beli pasangan mata uang dalam forex. Berikut akan saya jelaskan tentang likuiditas pasar forex dan ukurannya. Semoga bermanfaat bagi trader forex Indonesia.

Sangat berbeda dengan kebanyakan pasar keuangan lainnya seperti New York Stock Exchange (NYSE) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mempunyai bangunan fisik dan kantor pusat, pasar forex (forex market) tidaklah memiliki hal itu. Berbeda dengan bursa saham, pasar forex merupakan Over the Counter (OTC) atau Interbank Market, karena kenyataannya seluruh aktivitas dalam pasar forex dijalankan secara elektronik dalam jaringan bank. Dan hal itu terjadi secara terus-menerus, 24 jam sehari.

Kesimpulannya, bahwa pasar forex itu ada di seluruh dunia, tanpa kantor pusat. Dari manapun selama ada alat komunikasi seperti internet, telepon dan lain sebagainya, kita bisa melakukan jual-beli di pasar forex. Bahkan seandainya kita berada di puncak gunung atau di pelosok hutan, sekalipun!

Pasar forex ini merupakan pasar keuangan terbesar dan terpopuler di seluruh dunia. Banyak sekali individu dan organisasi keuangan dunia melakukan aktivitas perdagangan di pasar ini. Saya akan tunjukkan sepuluh mata uang yang paling aktif diperdagangkan di pasar forex.

Pertama adalah Dollar Amerika (USD). Mata uang dari negara Paman Sam ini adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan. 84,9% dari perdagangan di pasar forex selalu berhubungan dengan mata uang ini. Peringkat kedua diduduki oleh mata uang Euro (mata uang anggota Uni Eropa), mata uang ini mengambil peran 39,1% dari keseluruhan transaksi di pasar forex. Sedangkan peringkat ketiga diambil oleh Yen Jepang (JPY) dengan mendominasi 19,0% dari total transaksi.

Untuk lebih mudah memahaminya, silahkan lihat gambar di bawah ini.

Setiap mata uang diprosentase dengan 200%, bukan 100%. Dikarenakan dua mata uang terlibat dalam setiap kali transaksi.

Dollar Amerika Serikat (USD) adalah Rajanya

Dalam perbincangan tentang mata uang, mungkin kita telah sering mendengar tentang Dollar AS (USD), seolah begitu pentingnya mata uang ini. Kalau dalam pasar forex ini, kita akan menemukan bahwa Dollar AS menjadi pasangan dari setengah mata uang utama (major currency). Padahal mata uang utama tersebut merupakan 75% dari keseluruhan perdagangan di pasar forex. Maka tidaklah heran kalau kemudian istilah ‘Raja dari Mata Uang’ disematkan kepada Dollar Amerika (USD).

Tahukah kamu, bahwa menurut data dari International Monetary Fund (IMF), Dollar Amerika Serikat menjadi dana cadangan di hampir 62% dari seluruh cadangan resmi yang ada di dunia valuta asing (valas). Hal itu disebabkan setiap pebisnis, investor, maupun bank sentral, selalu memperhatikan hal-hal yang terkait dengan mata uang negara adidaya ini.

Terdapat sejumlah alasan penting kenapa Dollar Amerika Serikat (USD) ini memainkan peran yang sangat penting di dalam pasar forex. Berikut ulasannya:

Pertama: Karena Amerika Serikat saat ini merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Kedua: Karena Dollar Amerika Serikat (USD) menjadi mata uang cadangan di seluruh dunia.

Ketiga: Karena negara Amerika Serikat memiliki pasar keuangan terbesar dan paling likuid di seluruh dunia.

Keempat: Karena negara Amerika Serikat dianggap sebagai negara yang memiliki sistem politik yang paling stabil jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Kelima: Karena militer Amerika Serikat dianggap sebagai yang paling unggul di dunia.

Keenam: Karena saat ini Dollar Amerika Serikat (USD) menjadi alat transaksi internasional yang lintas batas. Hampir setiap negara membutuhkan mata uang ini untuk dapat bertransaksi di pasar global.

Contohnya adalah mata uang ini dijadikan patokan dalam jual-beli minyak di pasar global. Alhasil, misalnya ketika negara seperti Indonesia ingin membeli minyak dari Arab Saudi maka harus membelinya dengan mata uang Dollar AS. Dan ketika ternyata Indonesia sedang kehabisan stok mata uang Dollar AS, maka mau tidak mau Indonesia harus menjual mata uang Rupiah dan membeli mata uang Dollar AS.

 

Spekulasi di Pasar Forex

Terdapat suatu hal yang harus dipahami tentang pasar forex ini, bahwa transaksi komersial maupun finansial merupakan bagian dari volume perdagangan di pasar forex. Sedangkan sebagian besar perdagangan di pasar ini didasarkan pada spekulasi. Bukan spekulasi seperti judi, tapi spekulasi yang ada perhitungannya.

Singkatnya, volume perdagangan atau aktivitas perdagangan yang terjadi di pasar forex kebanyakan merupakan aktivitas yang terjadi antara penjual dan pembeli berdasar pada pergerakan harga harian.

Dan perdagangan yang dilakukan oleh para spekulan ini (sebutan bagi para pedagang yang berspekulasi di pasar forex) diperkirakan mencapai lebih dari 90% aktivitas perdangan.

Dengan skala spekulasi yang begitu tingginya di dalam pasar forex, berarti likuiditas –jual/beli di pasar forex dalam waktu tertentu- juga sangatlah tinggi. Ini berakibat pada mudahnya bagi siapa saja untuk melakukan aktivitas jual ataupun beli mata uang di pasar ini.

Dalam kacamata seorang investor, likuiditas yang seperti ini sangatlah penting. Karena hal ini mempermudah dalam menentukan sejauh mana harga dapat berubah pada jangka waktu tertentu. Likuidnya pasar forex ini menjadikan volume perdagangan yang besar berakibat sangat sedikit pada perubahan harga.

Bingung yaa? Kalau bingung coba buka demo forex, baca chart dan pahami keterangan di atas. Jangan lupa baca tutorial selanjutnya untuk dapat lebih mudah memahaminya!

Tinggalkan Balasan