- Participants
- Download Materials
Find your files here - Harvard Referencing
pdf file - Harvard Tutorial
Online Studying
- Download Materials
- Partners
- Accurate
Accounting Software - Jakarta Post
How to survive - KONTAN
Strategi tetap sehat - London School
Public Relations - Search Engine
Marketing Online Bisnis - Solar Cell
Panel mengkonversikan energi matahari menjadi listrik. - SWA
Majalah Bisnis | Konsultasi
- Accurate
Statistic
Content View Hits : 24756| Kiat Sukses di Masa Krisis |
|
Dalam kondisi normal, agar bisnisnya bisa sukses, umumnya para CEO menggunakan strategi bisnis kontemporer, mulai dari yang diakui sebagai ”mbah”nya strategy ( Sun-Tzu), sampai yang terbaru, Blue-Ocean Strategy (Prof Kim). Namun dalam kondisi krisis, para CEO dituntut untuk lebih berhati-hati. Ada 2 pilihan yang dapat dilakukan :
Gambar 1: Proses strategi bisnis di saat kondisi normal. Pilihan 2: Sebenarnya bisnis yang sukses harusnya memperhatikan 6 faktor dibawah ini ( bersifat komprehensif dan tidak parsial ) :
Ke 6 langkah diatas, yang disebut sebagai 6C awal, merupakan unsur teknikal di dalam pemilihan strategi bisnis, unsur yang menerapkan scientific management sebagai landasan berpikir. Gambar 2: Tip of Ice Berg – hanya memperhatikan unsur teknikal.
Kenyataan menunjukkan bahwa kebanyakan para CEO hanya fokus ke bagian atas gunung es [ unsur teknikal ], dan cenderung melupakan bagian bawahnya [ unsur human-social ] yang justru memegang peranan penting, karena ujung-ujungnya implementasi di lapangan tetap harus dilakukan oleh manusia. Secara empiris, 70-80% masalah di lapangan disebabkan oleh manusia. Ada 6 langkah pendukung ( unsur human – social ) yang dapat diambil untuk meminimalkan masalah diatas, yakni faktor:
Agar tidak gampang lupa, ingat saja: 6C2 - Ice Berg Strategy - yang merupakan perpaduan antara unsur teknikal dan unsur human –social. Perpaduan antara pemikiran rasional Barat dan kebijaksanaan Timur yang menghendaki harmonisasi dengan sesama. Salah satu perusahaan Indonesia yang menerapkan 6C2 di Indonesia adalah Astra. Perusahaan ini tidak semata-mata memfokuskan pada unsur teknikal saja, tetapi unsur human-social juga diberi penekanan khusus. Tidak heran walau badai menerpa, saham-saham Astra masih diminati. Semua unsur-unsur diatas, jika dirangkumkan dan dilaksanakan sepenuh hati, memberikan pedoman yang sangat jelas kepada para pebisnis untuk tetap dapat selamat di kondisi global krisis ini.
Bagaimana pendapat anda? Penulis adalah konsultan bisnis di Get Real Asia. Dapat dihubungi di This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
|
Pilihan 1: Jika bisnis kita saat ini baik-baik saja, gunakan saja strategi yang sebelumnya kita pakai. If ain’t broken yet – don’t fix it. Dimulai dari vision-mission, dilanjutkan dengan analisa internal-external, timbulah beberapa alternatif, lalu dipilihlah strategi yang sesuai, dan akhirnya ditutup dengan implementasi.